Printer POS

5 Tips Memaksimalkan Printhead

Setiap printer thermal mempunyai tiga komponen utama, yaitu label, pita dan printhead. Printhead merupakan komponen yag harus diperhatikan pemakaianya sehingga ada yang beranggapan bahwa printhead sebaiknya diganti secara teratur karena semakin lama pemakaianya maka kualitasnyapun akan menurun, tetapi sebenarnya jika Anda merawatnya secara apik printhead tidak perlu rutin diganti dan kerusakan dapat dihindari. Penggantian printhead membutuhkan biaya banyak dan harganya diperkirakan hampir setengah dari harga pembelian baru.

Printhead Dasar

Pada dasarnya printhead merupakan plat logam yang teriri dari garis titik keramik yang dapat mengontrol panas hingga membakar dan membentuk gambar pada kertas yang sensitive terhadap perubahan suhu. Jelas atau tidaknya printhead dalam mencetak tergantung kepada pengaturan suhu dan banyaknya titik-titik disetiap inci persegi, semakin banyak titik maka akan lebih memperjelas hasil cetakan. Pemasalahan akan terjadi ketika titik-titik tersebut rusak karena tergores atau terbakar sehingga menghasilkan cetakan yang tidak sempurna, salah satu indikator paling akurat adalah ketika garis vertical tidak dapat mencetak karena system tidak bekerja secara baik sehingga tidak dapat menghasilkan pana, indokasi lainya adalah ketika hasil cetakan menjadi buram dan tingkat kegelapan tidak merata.

Berikut ini adalah hal yang dapat digunakan untuk merawat printhead Anda:

  1.     Bersihkan

Ini adalah hal terpenting yang harus dilakukan dan sering diabaikan oleh pengguna, membersihkan wajib dilakukan karena terdapat lebih dari 203 titik dalam setiap inci dari printhead sehingga rentan terhadap debu dan serpihan pita yang dapat mengganggu hantaran panas pada printhead. Cukup bersihkan printhead secara teratur dan pastikan tidak ada partikel kecil yang menghalanginya atau paling tidak bersihkan ketika Anda mengganti pita pada printer thermal, gunakan kapas dengan sedikit alcohol untuk membersihkan ujung bawah printhead Anda.

  1.    Mengatur Hantaran Panas

Pada printer label thermal pengaturan panas dapat diatur melalui control panel atau drivernya, berdasarkan jenisnya pada umumnya pengaturanya disebut “darkness” atau “heat” level. Tidak sedikit dari Anda yang mengatur panel tersebut ke level “max”, memang pada awalnya bagus tetapi dapat merugikan jika dipakai dalam waktu yang lama karena perubahan suhu ekstrem ketika menyalakan dan mematikan printer dapat menyebabkan printer bekerja terlalu keras dan menyebabka titik-titik printhead cepat aus. Diharapkan dengan pemahaman pengaturan panas dapat menghasilkan hasil cetakan yang lebih baik, sebaiknya ketika baru dinstal atur panas pada 50% atau kurang dan seiring dengan waktu perlahan suhu dapat dinaikan.

  1.    Atur

Ada hal yang penting tetapi kadang diabaikan oleh pengguna, seperti ketegangan antara printhead dan plat roller yaitu rol karet yang depan yang bergerak dari label menuju printer, hal tersebut harus diatur keteganganya untuk memudahkan plat roller itu bergerak dalam printer dan menentukan hataran panasnya. Jika hasil cetakan terlalu terang dapat dengan mudah mengatur agar cetakan agar hasilnya baik tanpa harus menekan printhead lebih keras.

  1.    Harus Tertutup

Kebanyakan dari Anda jika sedang mencetak dalam jumlah yang banyak tidak menutup cover dari printer Anda karena ketika Anda mengeluarkan label dan menggantinya dengan yang baru ada kebiasaan untuk mempermudah pekerjaan tersebut kadang lupa untuk menutup covernya padahal cover tersebut diciptakan untuk mencegah debu atau partikel lainya masuk ke dalam printer dan bagian lain terutama printheadnya.

  1.    Hati-hati memeliharanya

Label printer bisa dipakai untuk bisnis apapun sehingga pemakaianyapun bisa dilakukan di dalam maupun di luar ruangan dan tak jarang printer tergores ataupun terabaikan karena tidak tahu cara penangananya. Tak jarang obeng adalah solusi pertama ketika ada kerusakan sehingga bisa merusak headprinternya dan pada akhirnya biaya yang dikeluarkan jauh lebih mahal. Solusi terbaik adalah mempercayakan printer pada satu orang sehingga bisa bertanggung jawab terhadap printer tersebut dan menghindari kerusakan fatal.

Leave a Reply