Point Of Sale

Kesalahan Memilih Sistem POS

Pada dasarnya ketika memutuskan untuk menjadi pebisnis, maka seseorang harus sudah siap dengan segala resiko yang ada, banyak dari pebisnis yang tidak siap menghadapi resiko tersebut sehingga tak jarang pula yang berhenti di tengah jalan. Dalam hal itu sudah pasti Anda tidak dapat menghindar dari resiko buruk tetapi ada hal yang dapat Anda lakukan yaitu meminimalisir resiko yang ada.

Dengan adanya system Point Of Sales (POS) saat ini, Anda semakin mudah untuk memahami apa saja yang harus dilakukan dan tidak dilakukan oleh pebisnis, selain itu POS juga dapat mengendalikan setiap biaya pengeluaran. Dalam hal ini ada 10 hal yang harus dihindari dalam memilih system POS, yaitu:

  1. 1.     Tidak Mengetahui Kebutuhan

Jika belum memakai system POS kemungkinan besar bisnis yang dilakukan kurang efisien, karena setiap kegiatan dalam berbisnis harus dicatat terutama pada awal-awal berbisnis dan sistem yang cocok adalah menggunakan POS. Penyedia POS harus mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam memaksimalkan kinerja POS.

  1.    Tidak Mempunyai Referensi

Cari tahu setidaknya 3 referensi dari produk yang ingin Anda jual, sebelum membeli produk tersebut. Anda bisa menayakan produk tersebut dan system apa yang dipakai oleh pebisnis referensi Anda dalam mengembangkan usahanya, seperti produk apa yang sedang trend, bagaimana implementasinya, maupun bagaimana laju pekembangan bisnis tersebut kedepannya.

  1.    Mengabaikan Kredibilitas Perusahaan

Seberapa jauh Anda mengetahui profil perusahaan yang memakai system POS, ada banyak perusahaan yang sudah memakai system POS tetapi ada sedikit yang focus pada bisnis penjualan. Perusahaan yang berpengalaman akan memberitahukan bagaimana cara kerja system POS tetapi untuk meyakinkan kredibilitas perusahaan ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut, yaitu :

mengetahui seberapa lama perusahaan itu berkecimpung dalam bisnis, karena banyak perusahaan yang gagal pada 5 tahun pertama.

Untuk mengetahui seberapa besar perusahaan tersebut adalah dengan mengetahui berapa banyak karyawan dan pendapatan yang diterimanya, perusahaan besar lebih bisa menawarkan pelayanan lebih, pelatihan, instalasi dan pengembangan fitur yang lebih cepat.

Seberapa kuat perusahaan dan penjualan mereka, biasanya perusahaan yang telah go public menawarkan akses untuk berinvestasi pasar modal.

  1.    Kurang Pelatihan

Umumnya pebisnis hanya mendapat pelatihan ketika akan mengunakan POS saja, selebihnya hanya belajar secara otodidak sehingga hasil yang didapat kurang maksimal. Perusahaan yang bagus harus memberikan pelatihan secara berkala

  1.    Beli Sesuai Harga

Jangan terpikat dengan harga murah ataupun diskon jika Anda ingin membeli hardware untuk system POS, karena kemungkinan besar hardware tersebut tidak didesain untuk bekerja full time untuk kebutuhan bisnis, Anda dapat membandingkannya kemampuan hardaware tersebut dengan hardware yang khusus untuk bisnis.

  1.    Membeli Satu Ukuran Untuk Semua System

Tidak semua system POS sama antara satu dengan yang lainnya, dalam bisnis industry terutama retail mempunyai spesifkasi sendiri untuk mendukung system POSnya. Oleh karena itu kenali tipe POS yang akan Anda gunakan sebelum memutuskan untuk membelinya

  1. 7.    Sesuaikan system POS Anda

Sistem POS telah ada hampir selama tiga decade dan karena perkembangannya yang luas telah membuat system ini mengembangkan jaringan untuk industry. 95% system yang ditawarkan untuk paket single, oleh karena itu jangan mengupgrade sistm lama Anda dengan system yang baru Anda beli.

Tetapi untuk system POS yang Kami tawarkan saat ini sudah mengalami perkembangan sehingga Anda tak perlu khawatir mengupgrade datanya.

  1.    Tidak mengkategorikan Inventaris

System POS yang hebatpun akan turun kualitasnya jika system standar maupun input datanya tidak dipelihara, karena system ini dapat berubah data menjadi informasi yang bermanfaat. Seperti jika Anda mengkategorian inventaris sehingga memungkinkan dapat melihat data penjualan dan tren persediaan pada laporan yang dihasilkan sistem.

  1.    Tidak Memback up Data

Terkadang pebisnis malas untuk memback up data transaksi penjualanya dan berfikir bahwa untuk memperbaiki hardware jika ada kerusakan saja. Tetapi sekarang tidak perlu repot lagi jika ingin memback up data, dengan menggunakan system back up data secara online seharusnya tidak ada alasan lagi untuk tidak memback up data Anda. Banyak juga dari pebisnis yang sudah memikirkan resiko kerusakan data oleh karena itu, mereka tidak hanya memback up data tetapi juga mengasuransikan system tersebut.

  1.  Memilih Partner yang Salah

Banyak perusahaan yang menawarkan system POS tetapi pastikan lagi kredibilitas perusahaan tersebut sebelum Anda memutuskanya. Ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya Anda jawab untuk meyakinkan bahwa perusahaan itu cukup bagus, yaitu:

Apakah hal bisnis POS merupakan bisnis utama perusahaan itu?

Apakah perusahaan itu mnjual langsung atau reseller?

Apakah perusahaan tersebut menawarkan bantuan teknisinya di tempat?

apakah ada trainingnya?

Hal-hal tersebut merupakan hal-hal kecil tetapi dapat menghambat keberlangsungan perusahaan Anda kedepannya, oleh karena itu periksa secara detail kebutuhan Anda sebelum berbisnis. Semoga artiket tersebut dapat bermanfaat.

jika Anda mencari peralatan POS Kami menawarkan beragam jenis dan tipe, untuk lebih jelasnya ada di axopos.

Leave a Reply